Friday, July 1, 2005

Kisah Si Mbok Bakul Tempe

Di suatu daerah, ada seorang wanita setengah baya yang berprofesi sebagai seorang penjual tempe atau orang sering menyebutnya "si mbok bakul tempe". Setiap hari dia membuat tempe dari bahan dasar kedelai. Wanita ini adalah seorang muslimah yang alhamdulillah, selalu menjalankan shalat lima waktu. Pokoknya, beliau selalu rajin beribadat.

Suatu pagi dini hari, di saat orang sedang nyenyak tidur, si mbok ini bangun pagi dan memeriksa bungkusan tempe yang di buatnya. Ternyata kedelai yang seharusnya berfermentasi menjadi tempe tetap dalam kondisi semula sebagai "kedelai". Si mbok bakul tempe, karena terbiasa melaksanakan ibadatnya, serta merta menengadahkan tangan sembari berdo'a: "Ya Allah ya Rabb, yang menggenggam jiwaku, yang Maha Pengasih lagi maha Penyayang, Engkau tahu bahwa pekerjaanku adalah bakul tempe, tapi apabila pagi ini kedelai dalam bungkusan ini belum menjadi tempe, apa yang bisa saya jual?"

Tuesday, June 21, 2005

Manuk Mahal (bodor)

"Sabaraha mang manuk ieu hargana?" ceuk saurang lalaki ka tukang manuk.

"Tah anu keur nyanyi mah hargana sajuta. Lamun itu tuh, anu cicing bae, eta mah dua juta..." bari nunjuk manuk anu ngahiul bae dina kurung.

"Har, naha bet mahal keneh anu cicing bae geuning Mang?"

"His, pan eta anu nyiptakeun laguna!"

Thursday, June 16, 2005

Taubat

"Sesungguhnya Allah merentangkan tangannya pada malam hari memberi kesempatan taubat bagi pelaku kesalahan pada siang hari dan merentangkan tangannya pada siang hari memberi kesempatan taubatbagi pelaku kesalahan pada malam hari, sampai kelak matahari
terbit dari barat (Hari Kiamat)." (HR.Muslim)

Monday, June 6, 2005

Mengapa Wanita Mudah Menangis

Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya pada ibunya, "Ibu, mengapa Ibu menangis?"

Ibunya menjawab, "Sebab aku wanita."

"Aku tak mengerti," kata si anak lagi.

Ibunya hanya tersenyum dan memeluknya erat, "Nak, kamu memang tak akan pernah mengerti...."